Rabu, 10 Disember 2014

LOBBYING DAN TUJUANNYA

Lobbying


Pernahkah anda melobby ?
Lobbying sering terjadi di ruangan lingkup pekerjaan yang mengaitkan dua instansi atau lebih.


 Lobby atau ada juga yang mendefinisikan diplomasi (dalam istilah politik) adalah salah satu cara dalam menyelesaikan sebuah konflik. Konflik yang dimaksud di sini adalah konflik dalam batasan yang luas, yakni adanya dua hal atau lebih, baik personal maupun kelompok yang terlibat dalam suatu interaksi yang saling berlawanan. 



Yang harus diperhitungkan oleh seorang Pe-lobby yang baik adalah

  •  Pe-lobby harus menetapkan tujuan berdasarkan kekuatan yang sungguhnya
  • Pe-lobby harus dapat menilai tujuan dan kekuatan “lawan” dengan cermat
  • Pe-lobby harus menetapkan seberapa jauh tujuan yang berbeda itu bisa di cari titik komprominya
  • Pe-lobby harus menggunakan sarana yang tepat untuk mencapai tujuan 



Hal-hal mendasar yang harus dipersiapkan sebelum melakukan lobby


  • Pihak Pe-lobby menyiapkan orang yang punya visi part of solution bukan orang yang jadi part of problem.
  • Pihak Pe-lobby harus punya tujuan yang jelas, akurat dan ditopang dengan kekuatan yang memadai
  • Pihak Pe-lobby harus memperhitungkan kondisi obyektif dan sudut pandang lawan
  • Pihak Pe-lobby harus bersedia berkompromi dengan berbagai tingkatan target yang akan di raih


Bagaimana Lobby bisa dilakukan ?

Lobby bisa dilakukan kalau “lawan” kita kira-kira seimbang atau lebih kuat. Kalau seimbang bisa jadi sama-sama akan rugi (hancur) dan ini jelas tidak dikehendaki oleh kedua belah pihak. Sedangkan jika lawan lebih kuat maka dicari agar kita bisa mengurangi kekalahan atau mencari titik temu sehingga tidak jadi konflik


Teknik lobby

Cara atau teknik lobby ada berbagai macam tergantung pada target yang ingin dicapai. Ada lobby dengan target menang (sehingga bisa jadi bohong atau bahkan licik), lobby dengan target win-win solution. Atau bisa juga dengan target agar tidak terlalu “memalukan” ketika akhirnya kalah.Masing-masing cara/gaya melobby tergantung pada kondisi obyektif di lapangan serta tergantung pada pihak lain yang kita lobby.



Mengapa harus dilakukan lobby?

 Lobby penting artinya untuk mengukur tingkat kekuatan internal, citra yang ditangkap publik serta kredibilitas dan akuntabilitas di hadapan pihak lain. Lobby juga diperlukan untuk “memuluskan” berbagai proses yang sedang dilakukan 






Apa keuntungan lobby?

 Keuntungan lobby adalah mempercepat proses birokrasi, memperpendek waktu penyelesaian masalah serta mengurangi resiko kerugian yang akan di terima.

Mengapa kita butuh melakukan lobby?

Hal ini penting untuk memperluas pencapaian target dan tujuan yang hendak dicapai, semakin bagus lobby yang kita lakukan, maka semakin cepat dan luas target dan tujuan bisa diraih



Semoga Bermanfaat!!!!
By: Bintang


Tiada ulasan:

Catat Ulasan